Revista Comunicación

Tanda-tanda Awal Kehamilan yang Harus Diketahui

Publicado el 19 julio 2020 por Víctor V. Valera Jiménez @VictorVValera

Tanda-tanda Awal Kehamilan yang Harus Diketahui

Dengan mengenali tanda-tanda awal kehamilan dapat membantu ibu untuk mulai mempersiapkan diri lebih baik sebelum kelahiran bayi seperti menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan lainnya. Untuk itulah penting bagi ibu untuk mengenali dan memahami tanda awal kehamilan.

Tanda Awal Kehamilan

Terkadang ibu sering salah mengartikan tanda awal kehamilan sebagai tanda menstruasi. Hal ini karena tanda-tandanya hampi mirip seperti timbul flek, payudara terasa membengkak, dan rasa kram di perut. Apabila ibu tidak mengetahui hal ini maka ditakutkan dapat membahayakan janin misalnya salah mengonsumsi makanan, kegiatan yang membahayakan janin, dan lainnya padahal sedang di masa awal kehamilan. Inilah beberapa tanda awal kehamilan yang wajib diketahui.

Tanda paling umum sebagai awal kehamilan yaitu terlambat menstruasi. Apabila ibu selalu memiliki jadwal haid yang teratur dan mendapati jadwal haid tiba-tiba terlambat bahkan lebih dari 1 minggu, maka ibu bisa mencoba melakukan tes uji kehamilan dengan alat yang dijual bebas di apotek.

Namun apabila ibu memang sering mengalami keterlambatan menstruasi, coba cari tahu faktor yang mempengaruhi misalnya seperti kelelahan, stres, atau pola makan yang tidak teratur. Namun tidak ada salahnya untuk melakukan tes kehamilan untuk mencegah hal yang dapat membahayakan janin.

Morning sickness juga menjadi tanda utama di masa awal kehamilan. Morning sickness ditandai dengan rasa tidak nyaman di pagi hari bisa membuat perut terasa mual. Hal ini dikarenakan terjadi perubahan hormon dalam darah sehingga memberikan efek rasa sakit pada perut dan juga menyebabkan rasa mual.

Morning sickness biasannya akan terjadi pada masa-masa trimester pertama kehamilan dan akan mulai berkurang dan akhirnya menghilang seiring berjalannya waktu. Meskipun memang sering terjadi di pagi hari, rasa mual dan sakit ini juga dapat terjadi di malam hari.

Saat masa-masa kehamilan dapat menyebabkan ibu lebih sering buang air kecil. Hal ini terjadi karena perubahan hormon pada darah sehingga sirkulasi darah menjadi meningkat dan menyebabkan ginjal menjadi lebih aktif bekerja. Apalagi jika ukuran janin yang semakin membesar dan mulai menekan organ di dalam tubuh ibu salah satunya yaitu kandung kemih sehingga menjadi lebih cepat penuh.

    Perubahan pada payudara

Janin pada awal kehamilan masih belum memperlihatkan bentuknya sehingga perut ibu masih belum terlihat membesar. Namun akan terjadi perubahan fisik yang terlihat pada payudara. Ukuran payudara akan lebih besar dan berat bahkan terasa sakit saat dipegang. Daerah aerola yang berwarna kecoklatan di sekitar puting juga akan semakin membesar.

Apabila ibu sudah pasti mengalami tanda-tanda awal kehamilan, maka ibu bisa mulai mempersiapkan diri dengan mengonsumsi menu makanan yang sehat agar nutrisi ibu dan janin tercukupi. Ibu bisa mengonsumsi susu khusus ibu hamil yaitu Lactamil agar ibu dan janin tetap sehat.


Volver a la Portada de Logo Paperblog